Keutamaan Sedekah/Memberi Makanan

Sahabat sedekah!

Sejatinya  manusia diberi makan oleh Allah SWT. Manusia tidak bisa menciptakan makanannya sendiri. Dan dapat dipahami dari hadits Qudsi  ini, “Pada hari ini Aku menahan karunia-Ku darimu sebagaimana kamu telah menahan kelebihan sesuatu yang sebenarnya bukan merupakan hasil usahamu.”  (HR. Bukhari dan Muslim).

Sedekah Makan
Program Sedekah Makan Santri Sedekah Makan Sekarang? Klik ini!

Bahwa orang yang kikir dalam urusan makanan maka akan menahan karunia Alloh SWT turun kepadanya.

Tak hanya berpahala, memberi makan kepada orang lain memiliki banyak keutamaan, diantaranya:

  1. Perilaku yang mendapat pujian dari Nabi Muhammad SAW. “Sesungguhnya orang terbaik di antara kalian adalah orang yang memberi makan.” (HR. Thabrani). Seorang laki-lai bertanya kepada Nabi SAW, “Perbuatan apa yang terbaik di dalam Islam?” Nabi SAW menjawab, “Kamu memberi makan kepada orang lain.” (HR. Bukhari dan Muslim).
  2. Akan ditempatkan di surga di dalam kamar yang khusus. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sesungguhnya di surga terdapat sejumlah kamar yang bagian luarnya terlihat dari bagian dalamnya dan bagian dalamnya terlihat dari bagian luarnya. Lalu seorang Arab Badui berdiri lalu bertanya, “Ya Rasulullah untuk siapa kamar-kamar itu?” Nabi SAW menjawab, “…untuk orang yang memberi makan …” (HR. Turmudzi).
  3. Akan masuk surga dari pintu khusus. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barangsiapa yang memberi makan kepada seorang mukmin  hingga membuatnya kenyang dari rasa lapar, maka Allah akan memasukkannya ke dalam salah satu pintu surga yang tidak dimasuki oleh orang lain.” (HR. Thabrani).
  4. Dapat melindungi pelakunya dari siksa neraka. Nabi SAW bersabda, “Api neraka merasa takut walaupun dengan sebiji kurma (yang kalian berikan untuk orang yang lapar).” (HR. Bukhari). Dari hadist ini diketahui bahwa memberi makanan tidak perlu menunggu kaya karena dengan sebiji kurma sudah bisa beramal baik dengan sedekah makanan.
  5. Akan dapat menempuh jalan mendaki dan sukar (aqabah). Allah SWT bertanya, “Dan tahukah kamu apakah kiranya jalan yang mendaki dan sukar itu?” (QS. al-Balad/90: 12). Pertanyaan ini dijawab sendiri oleh Allah SWT, “…Memberi makan pada hari kelaparan.” (QS. al-Balad/90: 14).
  6. Bukan sebagai pendusta agama. Allah SWT bertanya, “Tahukah kamu siapa orang yang mendustakan agama?” (QS. al-Ma’un/107: 1) Menurut Allah SWT dialah, “(Orang yang) tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.” (QS. al-Ma’un/107: 3).

Demikian semoga bermanfaat

Sedekah Makan Sekarang? Klik ini!

Sedekah Makan
Program Sedekah Makan Santri